Sabtu, 08 Mei 2010

Anatomi Jantung dan Pembuluh Darah

Pericardium

Pericardium merupakan sebuah kantong fibroserosa yang membungkus jantung dan pangkal pembuluh darah besar. Fungsinya adalah membatasi pergerakan jantung dan menyediakan pelumas sehingga bagian-bagian jantung yang berbeda dapat berkontraksi. Pericardium terdiri atas 2 bagian :

1. Pericardium Fibrosa adalah bagian fibrosa yang kuat dari kantung perikardium. Pericardium terikat kuat di bawah centrum tendineum diafragma. Pericardium fibrosa bersatu dengan selubung luar pembuluh-pembuluh besar yaitu aorta, truncus pulmonalis, vena cava superior dan inferior, dan vena pulmonales. Pericardium fibrosa anterior melekat pada sternum melalui ligamen sternopericardia dan melekat pada diafragma melalui ligamentum pericardiacophrenica.

2. Pericardium Serosa, terdiri atas :

- Lamina Parietalis, membatasi pericardium fibrosa dan melipat disekeliling pangkal pembuluh-pembuluh darah besar dan selanjutnya menjadi lamina visceralis pericardium serosa.

- Lamina Visceralis, berhubungan erat dengan jantung dan sering disebut epicardium.

Diantara lamina parietalis dan lamia visceralis pericardium serosa terdapat ruang seperti celah yang disebut rongga pericardium (cavum pericardii) yang normalnya berisi cairan pericardial, berfungsi untuk pelumas pergerakan jantung.

Pada permukaan posterior jantung, lipatan pericardium serosa disekitar vena-vena besar membentuk resesus yang dinamakan sinus obliquus. Selain itu terdapat juga sinus transversus yang terletak diantara lipatan pericardium serosa disekitar aorta dan truncus pulmonalis dengan lipatan di sekitar vena-vena besar.

Jantung

Permukaan Jantung

Jantung mempunyai tiga permukaan : facies sternocostalis (anterior), facies diaphragmatica (inferior), dan basis cordis (facies posterior). Jantung juga mempunyai apex yang arahnya ke bawah, depan, dan kiri.

- Facies sternocostalis, terutama terdiri dari atrium dextrum dan ventrikel sinistra yang dipisahkan satu sama lain oleh sulcus atrioventricularis.

- Facies diaphragmatica, terutama dibentuk oleh ventriculus dexter dan sinister yang dipisahkan oleh sulcus interventricularis posterior. Permukaan inferior atrium dextrum tempat bermuara vena cava inferior juga membentuk facies diaphragmatica.

- Basis Cordis, atau facies posterior terutama dibentuk oleh atrium sinistrum, tempat bermuara empat vena pulmonalis. Basis cordis terletak berlawanan dengan apex cordis.

- Apex Cordis, dibentuk oleh ventrikel sinister menghadap depan dan terletak di kiri bawah.

Sulcus external à partisi internal membagi jantung ke dalam 4 ruang dan menghasilkan suatu celah yang disebut sulcus. Sulcus coronaria mengelilingi jantung, membagi atria dari ventrikel. Sulcus ini mengandung arteri coronaria kanan, vena cardiac kecil, sinus coronarius, dan cabang circumflexa dari arteri coronaria kiri. Sulcus interventricular anterior dan posterior membagi 2 ventrikel. Sulcus interventricular anterior berada pada permukaan anterior jantung dan mengandung arteri interventricular anterior dan vena cardiac besar. Sulcus interventricular posterior berada pada permukaan diaphragmatic jantung dan mengandung arteri interventricular posterior dan vena cardiac media.

Ruang Jantung

Jantung terdiri atas 4 ruang : atrium dextrum, atrium sinistrum, ventriculus dexter, dan ventrikel sinister. Atrium dextrum terletak anterior terhadap atrium sinistrum dan ventriculus dexter anterior terhadap ventrikel sinister.

Dinding jantung terdiri atas 3 lapisan : bagian luar epicardium (lamina visceral pericardium serosa), pada lapisan tengah terdapat myocardium yang terdiri atas otot jantung, dan lapisan dalam terdapat endocardium yang terdiri atas selapis endotel.

- Atrium dextrum

Atrium Dextrum terdiri atas rongga utama dan auricula. Pada permukaan jantung, tempat pertemuan atrium kanan dan auricula kanan terdapat sebuah sulcus vertikal yaitu sulkus terminalis, yang pada permukaan dalamnya berbentuk rigi diebut crista terminalis. Bagian utama atrium yang terletak posterior terhadap crista terminalis berdinding licin pada masa embrio berasal dari sinus venosus. Bagian atrium di anterior rigi berdinding kasar atau trabekulasi oleh karena tersusun atas berkas-berkas serabut otot yaitu musculi pectinati, yang berjalan dari crista terminalis ke auricula dextra.


Muara pada Atrium Dextrum

- Vena Cava Superior bermuara ke bagian atas atrium dextrum. Vena cava superior mengembalikan darah ke jantung dari setengah bagian atas tubuh.

- Vena Cava Inferior bermuara ke bagian bawah atrium dextrum. Vena cava inferior mengembalikan darah ke jantung dari setengah bagian bawah tubuh

- Sinus Coronarius mengalirkan sebagian besar darah dari dinding jantung bermuara ke atrium dextrum, diantara vena cava inferior dan ostium atrioventriculare dextrum.

- Ostium Atriventriculare dextrum terletak anterior terhadap venca cava inferior dan dilindungi oleh valva tricuspidalis.

Pada atrium dextrum juga terdapat fossa ovalis dan annulus ovalis yang keduanya terletak di septum interatriale yang memisahkan atrium kiri dan kanan.


- Ventriculus dexter

Ventriculus dexter berhubungan dengan atrium dexter melalui ostium atrioventriculare dextrum dan truncus pulmonalis melalui ostium trunci pulmonalis. Pada dinding ventriculus terdapat rigi-rigi yang dibentuk oleh berkas-berkas otot disebut trabeculae carneae. Trabeculae carneae terdiri atas tiga jenis. Pertama musculi papillares, menonjol ke dalam melekat melalui basisnya pada dinding ventrikel, puncaknya dihubungkan oleh tali-tali fibrosa (chordae tendinae) ke cuspis valva tricuspidalis. Jenis kedua melekat dengan ujungnya pada dinding ventrikel dan bebas pada bagian tengahnya, salah satunya adalah trabecula septomarginalis, menyilang rongga ventrikel dari septa ke dinding anterior. Jenis ketiga hanya terdiri dari rigi-rigi yang menonjol.

Valva tricuspidalis terdiri atas tiga cuspis yang dibentuk oleh lipatan endocardium disertai sedikit jaringan fibrosa. Basis cuspis melekat pada cincin fibrosa rangka jantung, sedangkan ujung bebas dan permukaan ventrikularnya dilekatkan pada chordae tendineae.

Valva trunci pulmonalis terdiri atas tiga valvula semilunaris. Pinggir bawah dan samping setiap cuspis melengkung melekat pada dinding arteri. Ketiga valvula semilunaris tersusun sebagai berikut : satu terletak posterior (valvula semilunaris sinistra) dan dua terletak anterior (valvula semilunaris anterior dan dextra).

- Atrium Sinistrum

Strukturnya sama seperti atrium dextrum, terdiri atas rongga utama dan auricula. Dibelakang atrium sinistrum terdapat sinus obliquus pericardii serosa dan pericardium fibrosa memisahkannya dari esofagus. Bagian dalam atrium sinistrum licin, tetapi auricula sinistra mempunyai rigi-rigi otot seperti auricula dextra.

Muara pada Atrium Sinistrum

Empat venae pulmonales, dua dari masing-masing paru-paru.

- Ventriculus Sinister

Ventriculus sinister berhubungan dengan atrium sinistrum melalui ostium atrioventriculare sinistrum dan dengan aorta melalui ostium aorta. Terdapat trabeculae carnae, dua buah musculi papillares yang besar, tetapi tidak terdapat trabecula septomarginalis.

Valva Bicuspid (mitralis) melindungi ostium atrioventriculare. Terdiri atas dua cuspis, yang strukturnya sama dengan cuspis pada valva tricuspidalis. Perlekatan chordae tendineae ke cuspis dan musculi paillares sama seperti valva tricuspidalis.

Valva aorta melindungi ostium aortae. Satu cuspis terletak dianterior (valvula semilunaris dextra) dan dua cuspis terltetak di dinding posterior (valvula semilunaris sinistra dan posterior). Dibelakang setiap cuspis dinding aorta menonjol membentuk sinus aortae. Sinus aortae anterior tempat asal arteria coronaria dextra, dan sinus posterior sinus posterior sinistra tempat asal arteri coronaria sinistra.



VASKULARISASI JANTUNG

Jantung mendapatkan darah dari arteria coronaria dextra dan sinistra, yang berasal dari aorta ascendens tepat di atas valva aorta. Arteria coronaria dan cabang-cabang utamanya terdapat di permukaan jantung, terletak di dalam jaringan ikat subepicardial.

1. Arteri coronaria cordis dextra

Arteri coronaria dextra berasal dari sinus aorta dextra. Dalam mencapai margo inferior jantung, arahnya berputar ke posterior dilanjutkan ke sulcus menuju ke dalam facies diaphragmatica dan basis cordis. Arteri coronaria dextra akan bercabang menjadi ramus descendes posterior dan ramus marginalis arteri coronaria dextra. Arteri coronaria dextra menyuplai atrium kanan dan ventrikel kanan, sinu-atrial dan nodus atrioventricular, septum interatrial, bagian dari atrium kiri, 1/3 posteroinferior dari septum interventriculare, dan bagian dari ventrikel kiri bagian posterior.

2. Arteri coronaria cordis sinistra

Arteri coronaria sinistra berasal dari sinus aorta sinistra dari aorta ascendens. Arteri ini melewati bagian diantara trunkus pulmonalis dan auricular sinistra sebelum memasuki sulcus coronaria. Saat masih berada di bagian posterior dari trunkus pulmonalis, arteri ini terbagi menjadi 2 cabang yaitu ramus descendens anterior dan ramus circumflexus.

Distribusi dari arteri coronaria sinistra sebagian besar menyuplai atrium kiri dan ventrikel kiri, serta septum interventriculare.

Pembuluh Balik Jantung

Sebagian besar darah dari dinding jantung mengalir ke atrium kanan melalui sinus coronarius, yang terletak di bagian posterior sulcus atrioventricularis dan merupakan lanjutan dari vena cardiaca magna. Pembuluh ini bermuara ke atrium dextrum sebelah kiri vena cava inferior. Vena cardiaca parva dan vena cardiaca media merupakan cabang sinus coronarius. Sisanya dialirkan ke atrium dextrum melalui vena ventriculi dextri anterior dan melalui vena-vena kecil yang bermuara langsung ke ruang-ruang jantung.

PEMBULUH NADI (ARTERI)

- Arteri membawa darah dari jantung menuju ke seluruh tubuh.

- Arteri terbesar: aorta.

- Aorta berasal dari ventrikel kiri jantung, pangkal aorta : aorta asenden—arcus aorta—aorta desendens (aorta torakalis di rongga dada dan aorta abdominalis di rongga perut) lalu berakhir sebagai a. iliaca komunis kiri dan kanan di rongga panggul.

- Arkus aorta mempunyai 3 cabang utama:

- A. anonima ( bercabang: a. karotis komunis kanan dan a. subclavia kanan)

- A. karotis komunis kiri

- A. subclavia kiri

- Setiap a. karotis komunis bercabang menjadi a. karotis eksterna (menuju ke leher, wajah, mulut dan rahang) dan a. karotis interna (ke otak).

Ekstremitas Superior

- Cabang A. subclavia: A. vertebralis dan A. aksilaris

- A. vertebralis: bersama a. karotis interna masuk ke rongga tengkorak untuk membentuk lingkaran nadi (sirkulus arteriosus) Willisi.

- A. aksilaris: arteri utama di daerah ketiak, melanjut sebagai a. brakhialis—pengukuran tekanan darah di lengan (setinggi sisi medial permukaan ventral siku).

- Distal a. brakhialis bercabang menjadi a. radialis –pengukuran frekuensi nadi (setinggi pergelangan tangan) dan a. ulnaris.

- A. radialis à lateral lengan bawah, a. ulnaris à medial lengan bawah

- Selanjutnya memasuki telapak tangan:

Arkus volaris profundus (terutama dibentuk a. radialis)

Arkus volaris superfisialis (terutama dibetuk a. ulnaris)

Ekstremitas Inferior

- Arteri utama : A. femoralis, lanjutan a. iliaka eksterna (cabang a. iliaka communis).

- Cabang utama: a.profunda femoris (mendarahi paha depan dan memberi cabang-cabang yang beranastomossis dengan arteri di sekitar sendi), 4 aa. Perforantes (melingkari rigi medial tulang menuju bagian belakang paha, dekat dengan tulang mudah robek saat terjadi fraktur).

- A. femoralis masuk ke saluran aduktor kemudian fosa poplitea sebagai a. poplitea.

- A.poplitea bercabang: a. tibialis anterior dan a. tibialis posterior.

- A. tibialis anterior: bagian depan tungkai bawah

- A. tibialis posterior: bagian belakang tungkai bawah

- A. tibialis anterior dilanjutkan pada pungggung kaki sebagai a. dorsalis pedis (teraba lateral terhadap urat m. ekstensor halusis longus)

A. tibialis posterior masuk saluran diantara maleolus medialis dan tumit (saluran maleolar), denyutnya mudah teraba dan berakhir sebagai a. plantaris lateralis dan a. plantaris medialis—beranastomosis berupa—arkus plantaris.


PEMBULUH BALIK (VENA)

- Fungsi vena :mengembalikan darah ke jantung àdilengkapi dengan katup

Ekstremitas Superior

- Vena-vena anggota badan atas berkumpul di vena subclavia, vena-vena kepala dan leher berkumpul di vena jugularis interna

- Pertemuan v. subclavia dan v. jugularis interna àsudut vena (angulus venosus) juga merupakan muara saluran-saluran limfe besar

- Sudut vena kanan terbentuk: v. anonima kanan (pendek dan tegak)

- Sudut vena kiri terbentuk dari: v. anonima kiri dan (panjang dan melintang)

- Kedua v. anonima membentuk: v. cava superior

- V. sefalika: terletak sepanjang tepi lateral lengan atas

- V. basilika: terletak sepanjang sisi medial lengan atas dan lengan bawah

Ekstremitas Inferior

- Vena terbagi dalam vena dangkal dan vena dalam

- Vena dalam mengikuti arteri, tiap arteri dua vena, kecuali a. profunda femoris

- Vena-vena anggota badan bawah berkumpul pada v. iliaka ekterna

- Vena-vena panggul berkumpul v. iliaka interna

- Kedua vena iliaka tadi bergabung di v. iliaka komunis

- Kedua v. iliaka komunis kanan dan kiri bergabung di vena cava inferior untuk masuk ke atrium kana jantung

- Anatomi v. safena magna: vena terpanjang di seluruh tubuh

- V. safena magna:Mulai dari anyaman vena punggung kaki ke kranial ke malleolus medialisà sisi medial tungkai bawahàdi belakang epikondilus medialis femuràsisi medial paha à bermuara ke v. femoralis

- V. safena parva: mulai dari sisi lateral anyaman vena punggung kaki àdi belakang malleolus lateralis àpermukaan belakang tungkai bawah à bermuara pada vena poplitea (setinggi lekuk lutut).


DAFTAR PUSTAKA

1. Snell S Richard. Thorax Bagian II Cavitas Thoracis. Anatomi Klinik. Edisi 6. Jakarta. 2006 : EGC ; 113-118

2. Tortora D Gerrad, Derrickson Bryan H. The Cardiovascular System : Blood Vessels and Hemodynamics. Principles of Anatomy and Physiology. 12th Ed. Danvers. 2009 : John Wiley & Son : 761, 786, 801, 807,816



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar